WUJUD

wujud adalah salah satu dari sifat Nya….
wujud artinya ADA
dan ini adalah sifat nafsiahNya
segala sesuatu realitas kauniyahNya adalah tak berwujud/tak ada
adanya jika diadakan oleh yang Ada…
 
jika kauniyah ini tak ada maka mengapa kenyataannya kok ada..
telaah ini menjadi polemik ribuan tahun yang lalu
dan saya dg sedikit pemahaman yg saya pahami akan mencoba menuangkan
akan hal itu agar semua menjadi termaknai dan terfahami dg jelas
 
sebelumya perlu diketahui bahwa Allah adalah Nama …ismu al addhom
ALLAH berasal dari kata lahun…,yang artinya sesembahan
lalu mendapat imbuhan lam ta’rif yaitu isim ma’rifat…(nama yang yang perlu diketahui )
lalu jadilah ILAHUN /sesembahan itu ALLAH…,yang artinya
sesembahan yang punya nama dan harus diketahui
siapa sipemilik nma tsbt…
krna setiap segala sesuatu yang bernama pasti ada wujudnya
baik scra lahiriah maupun bathiniyah…
 
knpa demikian krna agar bila kita menyembahnya tak hanyamenyembah nama saja.

Al-Imam Ja’far Ash-Shodiq ‘Alayhissallam pernah menyatakan : “Allah” (kadang-kadang dieja, “Al-lah”) berasal “ilah” dan “ilah” mengandung makna “ma’luh,” (yang disembah), dan nama (ism) tidaklah sama dengan yang dinamai (al-musamma). Maka barangsiapa menyembah nama tanpa makna, ia sungguh telah kafir dan tidak menyembah apa-apa. Barangsiapa menyembah nama dan makna (sekaligus), maka ia sungguh telah musyrik dan menyembah dua hal. Dan barangsiapa menyembah makna tanpa nama maka itulah Tauhid.”
dalam hal ini Dia menyindir kita dalam AL QURAN…
 
QS YUSUF 12 ; 40
( kcuali hnya menyembah AsmaNnya ,yang km dan nenek moyangmu kmu buat2)
 
 
akan saya mulai penjabarab sederhana ini,smoga bermanfaat ;
 
WUJUDitu ada 2
wujud sifat dan wujud dzat..
wujd sifat adalah segala sesuatu yang bisa dilihat oleh indra…
sedang WUJUD dzat adalah tak bisa dilihat oleh indra , tetapi
bisa dirasakan adanya…
( dan ini terbalik dg yang diteorikan dalam kimia krn ini adalah tauhid yang “terpendam” )
 
sprti gula,garam,madu dan lain lainnya….
wujud lahiriyah dari semua itu adalah wujud sifat
sedang rasa manis dan asinnya adalah wujud dr dzat contoh2 tersebut
manis/asin tak bisa dilihat,tp hnya bisa dirasakan
 
wujud sifat dalam taukhid berasal dri NUR MUHAMMAD
yang disini dalam hadits digambarkan ibarat burung merak yang brwarna warni
dan nur muhammad ini mulai ada di alam wahdah dalam teori martabat tanazul
 
dan dalam hal ini rasullullah pernah berkatadalam satu hadits
ana minurillah wakholaquluhum minnuriy…
(aku berasal dari nur Allah,dan semua kejadianberasal dari nurku )
artinya bhw muhammad sebagai rasul itu sendiri berasal dari NURMUHAMMAD
dan itu berlaku utuk smua kejadian…siapapun dan apapun
 
dilain sabdanyalagi disebutkan
innallaha kholaqo ruhannabiya sallallahu alaihi wasalam mindzatihi..
(sesunguhnya Allah menciptakan ruh nabi muhammad itu dari dzatnya)
bisa terfahami bahwa ruh itu berasal dari dzat Allah itu sendiri.
perlu diketahui bahwa antara muhammad dan kita sama sekali tak ada
bedanya dalam hal penciptaan
 
sahabat……renungkan dg hati iklas agar tabir itu mulai terbuka..
 
dan disinilah ketika bayi dalam kandungan itu ditiupkan RUHNYA..
wanafakhtu fihi min ruhi
( dan Aku tiupkan ruhKu padany )
 
kita batasi ruh dan dzat itu agr tak membias…
krn jika diterangkan dg detail,tak cukup
sehari ato 2 hari dalam pembahasannya
krn ruh adalah bagean dr dzat itu sendiri…
 
bisa difahami dg sederhana
sperti apa yang terurai diatas bhw apa2 yang bs dilihat oleh indra
adalah SIFATNYA ini adalah wujud dari wujudNya

dan RUH yang ada adalah bagean DZATNYA….
 
maka….ketauhilah…..
bahwa jasad dan ruh itu tak bisa dipisahkan
seperti gula dan manisnya
 
sahabat jnganlah terkejut ato kaget bhw semua wujud
yang ada ini adalah wujudNya apapun dan siapapun…
dan kita semua adalah realitasNYA…
 
SMUA yang didunia ini adalah wujud ALLAH
 
LAA MAUJUDA BIL HAQ ILLA ALLAH…
( tak ada wujud haqiqi kecuali wujudNya )
 
sedang dalam quran..
jika disebutkan …nahnu aqrabu ilaihi minkum walakil laa tub sirunn
(kmi lbh dekat kepadamu dari drimu dan mengapa km tak mengetahuinya ?? )
 
ahhh….Kamu adalah aku dan aku adalah Kamu….
inilah mutiara terpendam itu dan sekarung ilmu yang diberikan Abu Hurairah yang tak
kita ketahui itu….
 
lalu…bgmn dng dzat yang latif dan mukhid itu ???
yang tentu saja keberadaanya ada luar tubuh kita…
krn DZAT ada didalam dan diluar…
tp juga tak diluar dan didalam…..
ada dimana2 tetapi tak kemana….
 
jagad raya besrta isinya ini ibarat kapas dalam air,
didalam kapas dan diluar kapas trsebut dilimputi air
itulah ilustrasi sederhana utk memudahkan pengertian
bahwa dzat allah itu spt air..
dan air itu dalam quran disebut sbgai MAUL HAYAT
 
nanti akan sya terangkan LBH JAUH.jika memungkinkan…
 
inilah sedikit yang ada….
jika sahabat ada yang lbih dari ini mohon tambaham keterangannya
krn sifat 20 ini bisa difahami dr bnyak sisi dan sudut keilmuan..
 
dan jika ada yang kurang sependapat dg ini…
mungkin…anda bukanlah orang ditaruh olehNya dikeilmuan ini
krn stiap ilmu ada orangnya sendiri2…
(spt yang disebutkan al ghozali dalam misykat al anwar )
 
maaf… ini masih sedikiiiiiiiit yg sempat terurai
krn jari2 saya mulai canthengen/cenut2..
jadi gak bisa lancar ,hehehe……
 
salam mumet/lieur…
krn saya sendiri juga lagi mumet/lieur…,hhehee….
 
SALAM SATU JIWA……

~Kang Dewo~

Published with Blogger-droid v1.7.4


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s