Kata,

Ini satu yang selalu tak kulewatkan,
Tarian indah kata,
Dialtar gemuruh jiwa,
Apapun yang tercatat akan indah bagiku,
Aku tak peduli cibiran mulut liar,
Inilah kata yang setia menemaniku,
Selalu setia,
Tak sepertiku,
Dan tak seperti wanita,
Ah peluk aku kata,
Kau selalu indah,
Meski binalmu merayu memanja memuakkan,
Dekatlah dekap jari liarku,
Atau gigit jariku dan hisab habis darahnya,
dan muntahkan lagi menjadi anak kata memerah,
dan menjadi takut untuk lainnya,



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s